Gw punya hobby travelling dan bermain make-up. Dari kecintaan tersebut akhirnya gw memutuskan berbagi cerita travelling dan membahas make-up favorit, lewat blog yang gw buat bertemakan "Fun Beauty Traveler".

Total Tayangan

Senin, 03 April 2017

Halo.. gw Arin…

Dijaman sekarang, lo yang berkewarganegaraan Indonesia… ada yang sedang Rindu gak, sama PANCASILA ??? Gw sih iya…

Kota yang bersejarah dimana tercetusnya Pancasila sebagai dasar Negara kita, telah dibuat dengan pemikiran yang udah sangat direnungkan oleh Bapak Soekarno (Bung Karno), Presiden pertama Negara kita. Kota tersebut ialah Kota Ende yang berada di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.


Di awal tahun 2015, gw sempat tinggal di Kota Ende ini, selama kurang lebih setengah tahun. Tempat tinggal gw sangat berdekatan dengan Rumah Bung Karno yang saat itu pernah ditinggalinya pada masa beliau diasingkan. Gw tinggal berdekatan juga dengan tempat yang biasa Bung Karno duduk disaat merenungkan strategi-strategi untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia loh. Bahkan gw kesana sering banget, karena memang bisa dijangkau hanya dengan jalan kaki.

Jadi dulu pada tahun 1934 sampai 1938 Bung Karno pernah dibuang atau diasingkan oleh pemerintahan Hindia Belanda di Kota Ende ini. Bung Karno tinggal di sebuah rumah bersama keluarganya, di jalan Perwira, kelurahan Kotaraja, kecamatan Ende Utara.

Rumah Bung Karno di Ende

Nah,  menurut cerita warga setempat, pada masa itu Bung Karno setiap sore selepas sholat Ashar, selalu menghabiskan waktunya untuk duduk merenung sampai malam hari tiba. Beliau duduk merenung sambil melihat pemandangan pantai Ende. Nah, Kira-kira 150 meter dari pantai Ende terdapat sebatang pohon sukun dengan lima cabang. Warga setempat meyakini kalo gagasan Bung Karno yang cemerlang ini, lahirlah Pancasila dalam perenungan Beliau di bawah pohon sukun tersebut. Dan ternyata memang pernah diakui oleh Bung Karno sendiri pada saat kunjungan kerja ke Ende tahun 1955. Pohon sukun dengan lima cabang ini diyakini pula sebagai perwujudan ke lima sila pada Pancasila.

Pemandangan dari Pantai Ende

Saat ini Pemerintah Kabupaten Ende menjadikan tempat duduk yang biasa Bung Karno merenung, sebagai Taman Renungan Bung Karno. Di sana dipasang  patung Bung Karno yang dibuat persis dengan ceritanya yaitu posisi duduk Bung Karno merenung menghadap pantai Ende. Sayangnya karena pohon sukun pada masa Bung Karno uda tumbang termakan usia di tahun 1960an, akhirnya ditanam kembali duplikat pohon sukun dengan lima cabang disamping patung Bung Karno. Taman Renungan Bung Karno ini sengaja dibuat untuk mengenang tempat Bung Karno saat merenungkan Dasar Negara kita. Taman ini juga biasa dipakai untuk beberapa acara seperti kesenian atau juga bisa hanya sekedar tempat duduk-duduk warga setempat. Tempatnya lumayan teduh karna ditanami pohon-pohon rindang, juga dihiasi batu-batu biru.

Taman Renungan Bung Karno

Foto di atas, sebelah kiri gw patung Bung Karno dan sebelah kanan gw pohon sukun bercabang 5.

Oh iya, begitu juga untuk rumah bekas tinggal Bung Karno dan keluarganya, sampai saat ini masih dijaga, dirawat dan dipertahankan keasliannya oleh pemerintah Kabupaten Ende. Semua barang koleksi Bung Karno masih tersimpan dengan baik loh disana. Dibelakang rumahnya juga ada sumur yang biasa digunakan Bung Karno untuk mandi, cuci, minum dan wudhu. Sumur berkedalaman 12 meter ini konon katanya, airnya dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan membuat orang menjadi awet muda. Gw sempat kok merasakan cuci muka dengan air sumur tersebut. Seger banget airnya…

Segitu aja ya jejak kata dari gw pada kota lahirnya Pancasila. Datanglah ke kota Ende ini, supaya bisa merasakan hawa dari gagasan Pancasila yang begitu kuat hanya untuk mempersatukan masyarakat dan wilayah Nusantara yang sangat luas. Nusantara yang dengan berbagai macam latar belakangnya, baik suku, budaya, bahasa dan Agama. Jangan pernah takut belajar tentang sejarah Negara kita sendiri. Melawan lupa pada sejarah dan Pancasila !.

Ayo kita sebutkan sesaat, Pancasila :
  1. Ketuhanan yang maha Esa
  2.  Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijakasanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Pemandangan di samping Taman Renungan Bung Karno

Bersama anak-anak Ende di Pantai Ende
Nah kalo gitu terima kasih ya yang udah baca , kalo lo suka boleh dishare dan kalo ada yang ingin ditanya atau punya cerita yang sama, boleh banget untuk komen dibawah.


Bye.. bye..

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts

Review Blush On by Make Over

Hai hai… Saya Arin. Kali ini saya mau lagi-lagi review tentang kosmetik, yaitu Blush on dari Make Over. Kayanya saya telat banget baru ...