(Konten Blog : Mountaineering & Beauty) Instagram & Facebook : @Dwiariyuni

Total Tayangan

Jumat, 16 Agustus 2019


Hai pendaki cantik, salam Lestari. Saya Arin.


Kali ini saya mau sharing dari pengalaman pribadi saya mendaki gunung tentang apa saja alat pribadi yang biasanya selalu saya bawa kemana-mana. Sebagai salah satu pendaki wanita, saya melihat di lapangan semakin banyaknya minat para wanita di luar sana yang baru mulai mencintai kegiatan outdoor ini yaitu mendaki gunung.  Namun banyaknya minat tersebut, tidak sedikit yang kurang memperhatikan manajemen perjalanannya. Dari kemampuannya dalam manajemen perjalanan, biasanya akan lebih mempersiapkan alat-alat pribadi yang dibutuhkan wanita sekalipun dalam keadaan urgen tanpa merepotkan para pria. Manfaat dari membawa alat-alat pribadi pun dapat menyelamatkan diri para wanita dari bahaya subjektif maupun objektif.

  1. Pakaian lapangan.
Pakaian lapangan biasanya berbahan mudah kering jika basah dan ringan.

  1. Sepatu trekking
Banyak saya melihat sebagian pendaki wanita yang sepertinya pemula masih memakai sepatu kets biasa bahkan terkadang flatshoes. Padahal alas sepatunya tersebut polos atau tidak dapat mengikat tanah, yang nantinya akan menyebabkan licin. Tanpa sepatu khusus, sebenarnya cukup bahaya jika terpeleset lalu yang ditakutkan adalah cidera kaki hingga sulit berjalan.

  1. Topi
Topi, saya gunakan sebagai pelindung kepala dan wajah saya dari sinar matahari langsung saja. Bisa juga dimanfaatkan sebagai penghangat saat malam tiba. Harusnya sih pakai sunscreen, tapi karena saya belum nemu produk yang cocok, jadi masi mengandalkan topi hehe…

  1. Pakaian tidur & sleeping bag
Pentingnya membawa pakaian tidur adalah supaya tubuh kita tetap bersih dan jauh lebih hangat saat tidur. Biasanya wanita jauh lebih banyak yang mudah terkena hipotermia kan. Nah dari kita mengganti baju kering dan menggunakan sleeping bag saat tidur, setidaknya dapat mengurangi resiko hipotermia tersebut.

  1. Jaket, sarung tangan dan kaos kaki
Ketiga barang ini cukup penting untuk beristirahat maupun berkegiatan bermalam, karena juga mampu mengurangi resiko hipotermia. Tapi biasanya, saya menggunakan ketiga barang ini jika benar-benar ingin tidur saja, agar tetap hangat karena belum dibawa keluar dari ransel.

  1. P3K termasuk Emergancy blanket & pembalut
Obat-obat pribadi sangat penting, dimana tidak semua teman tim kamu tau penyakit mu, bahkan gejala-gejala awalnya yang pertama tahu adalah dirimu sendiri. Pemahanan tentang diri sendiri akan kemampuan fisiknya, penting untuk seorang pendaki. 
Biasanya saya pun tetap butuh vitamin yang diminum pada malam hari sebelum melakukan pendakian. Pendaki wanita yang cukup mudah terkena hipotermia pun sangat disarankan untuk membawa emergency blanket jika ingin terus melakukan hobinya ini ya. 
Pembalut selalu bawa 1-2 pcs jika memang bukan tanggal haidnya, sebagai cadangan. Jika memang tanggalnya, siapkan pembalut secukupnya dan plastik untuk menyimpan dengan rapih dan dibawa turun sampai basecamp. Jangan pernah ditinggal ya girls…

  1. Headlamp
Headlamp sangatlah penting untuk berkegiatan oudoor di malam hari. Entah untuk perjalanan maupun di wilayah camp saja. Cahaya cukup penting bagi wanita yang cukup takut dengan gelap seperti saya hehe.

  1. Trekking pole
Semakin bertambahnya usia, tenaga tidak seperti masa remaja yang penuh energik lagi hehe… saya melakukan pendakian belakangan ini dengan bantuan trekking pole, supaya sedikit berkurang beban yang dirasakan tadinya dengan kaki saja. Pendakian memang akan jauh lebih ringan dengan pembagian tumpuan beban. Trekking pole juga bisa digunakan saat urgen, misal jika ada teman atau kamu sendiri yang cidera, alat ini akan membantunya untuk berjalan.

  1. Rain coat
Cuaca yang kadang cukup sulit untuk diprediksi membuat pentingnya membawa raincoat demi lancarnya perjalanan kita. Raincoat akan melindungi kita dari air hujan dan kedinginan.

  1. Pisau lipat
Pisau lipat selalu saya bawa jika berkegiatan outoor dan lebih sering digunakan untuk memasak. Buat pendaki wanita hayooo yang kadang carier dibawain pacarnya… Jangan bikin malu, masa di gunung masih minta dimasakin para pria. Hehehe… belajar sedikit-sedikit boleh dong. Karena gunung bukan tempat wisata atau bermanja ria, kalian akan menghadapi alam bebas yang banyak sekali kemungkinan bahaya terjadi. Jadi jangan terlalu tergantung juga dengan pria.

  1. Lip balm
Lipbalm cukup penting untuk menjaga kelembaban bibir wanita. Karena di gunung yang dingin namun sebenernya matahari pun terik, tanpa sadar membuat bibir kering dan pecah-pecah. Jangan lupa ya pakai lip balm setiap mulai terasa kering.

  1. Alat mandi & kosmetik
2 hal ini biasanya dipakai cukup saat dibasecamp saja, ketika ingin pulang. Supaya gak dekil-dekil amat lah ya girls pada saat kembali ke kota hehe… 2 hal ini kalo memang bisa dititipkan ke basecamp, biasanya saya titipkan di basecamp supaya mengurangi beban.

Nah itu dia 12 hal yang biasanya saya selalu bawa girls. Semua ini pun juga dipelajari dari pengalaman-pengalaman perjalanan yang telah dilakukan. Semakin banyak pengalaman biasanya akan semakin banyak ilmu yang didapat walaupun sederhana, namun dapat melindungi diri kita dari bahaya subjektif maupun bahaya objektif yaaa. Terima kasih untuk kalian yang sudah baca dan semoga ini bermanfaat . 

Bye… bye…

1 komentar:

  1. Tìm hiểu thêm những dịch vụ mà chuyenhangvevietnam.com đang cung cấp tới quý khách hàng sau đây:
    - đơn vị cho thuê xe tải 500kg giá rẻ
    - vận chuyển hàng hóa bắc nam bằng container
    - vận chuyển ô tô bắc nam giá rẻ
    - cho thuê xe tải tự lái theo tháng
    - đơn vị cung cấp dịch vụ chuyển phát nhanh tại tphcm
    - bốc xếp giá rẻ tại tphcm
    - dịch vụ giao hàng tận nơi
    - dịch vụ cho thuê kho
    - ship cod toàn quốc giá rẻ

    Nếu có nhu cầu sử dụng dịch vụ của chúng tôi, vui lòng liên hệ hotline 093 9999 247 để được tư vấn miến phí kĩ hơn.

    BalasHapus

Popular Posts

Etika Dalam Mendaki Gunung

Halo, salam lestari ! Saya Arin. Pernahkah kamu mendengar kalimat “Dimana tanah dipijak, di situ langit dijunjung.” ?. Kutipan ka...