(Konten Blog : Mountaineering & Beauty) Instagram & Facebook : @Dwiariyuni

Total Tayangan

Kamis, 19 September 2019


Hai saya Arin. 


Beberapa waktu lalu di akhir bulan Agustus 2019 ini, saya sempat travelling sebentar di kawasan Gunung Bromo. Kali ini saya akan berbagi sedikit cerita di sana, karena saya pun sempat naik gunung Bromonya untuk melihat kawah Bromo yang berada di puncaknya. Gunung Bromo ini meskipun merupakan gunung berapi yang statusnya masih aktif, tetapi sangat terkenal loh sebagai objek wisata utamanya di Jawa Timur bagi wisatawan asing maupun lokal. Tapi jangan khawatir, wisatawan yang berkendaraan diberi titik batas aman yang melingkar dengan diameter 4km dari kawah Bromo.


Gunung Bromo masuk ke dalam wilayah Taman Nasional Bromo, Tengger dan Semeru. Nama gunung Bromo ini berasal dari nama Brahma, yaitu salah seorang Dewa utama di Agama Hindu. Memang masyarakat suku Tenggernya pun mayoritas beragama Hindu. Gunung Bromo berketinggian 2.329 mdpl. Tapi untuk menuju puncak gunung Bromo, kita perlu jalan kaki dari batas parkir mobil jeep kurang lebih 2,5 km sampai ke bawah tangga. Lanjut menaiki tangga untuk ke kawah bromonya, kurang lebih 445 anak tangga ya guys. Perjalanan menaiki tangga mungkin hanya 5 menit. Karena saat itu Bromo pasca erupsi pada 19 Juli 2019, masih ada sisa-sisa pasir yang cukup menutupi anak tangganya, jadi agak licin, harus hati-hati yaaa.

Tangga Bromo

Jalur yg dilewati. 
Pemandangan dari puncak Bromo

Kawah Bromo ternyata juga menjadi tempat pembuangan abu jenazah bagi umat Hindu di sekitar. Saat saya tiba di puncaknya, saat itu tiba-tiba ada seorang ibu yang teriak menangis sedih, ternyata saat itu sedang ada pembuangan abu jenazah, mungkin dari salah satu keluarganya. Tetapi mohon maaf saya tidak sempat mendokumentasikannya. Samping persis gunung Bromo terdapat gunung Batok yang secara kasat mata, lain sekali dengan Bromo. Gunung Batok terlihat sangat hijau. Sedangkan gunung Bromo terlihat sangat gersang dan hanya ada batu dan pasir. Di bawah kaki gunung Bromo juga terdapat Pura yaitu tempat ibadah bagi umat Hindu. Pura tersebut tidak bisa dimasukin oleh wisatawan yah, hanya untuk yang ingin beribadah saja.

Kawah Bromo

Pura

Gunung Bromo memang ada diantara lembah dan lautan pasir yang sangat luas. Di balik Gunung Bromo pun terdapat padang rumput sabana, akan terlihat hamparan bunga-bunga yang cukup luas jika di cuaca yang bagus. Wilayah ini diapit oleh 4 Kabupaten yang ada di Jawa timur, yaitu Probolinggo, Pasuruan, Lumajang dan Malang. Pokonya mah indah banget deh kalo main kesini, meskipun harus berdebu-debuan. Kemaren saya sewa jeep 1 mobil Rp 650.000. Jangan lupa bawa masker ya kalo mau kesini. Terima kasih buat yang sudah baca, semoga bermanfaat.

Gunung Batok

Sabana

Bye… bye…

Popular Posts

“The Survival Pyramid” Piramida Survival (3 hal dasar utama bagi Survivor)

Halo pengembara, Salam Lestari! Sumber gambar : @1964.id Survival, berasal dari kata survive, yang berarti bertahan hidup dari ...