Pakaian Lapangan yang Safety untuk Pendakian Gunung Hutan

Hai, saya Arin.


Pernah menjadi tempat keluh seorang penjaga pos pendakian, membuat saya ingin menulis ini. Saat itu penjaga pos bilang, sambil menunjuk para pendaki yang baru datang dan mengatakan “Mereka ini pendaki alay, liat aja gak safety pakaian lapangnya. Saya kurang suka lihat mereka”. Masalah ini membuat saya ingin menulis untuk menjadi solusi, setidaknya bagi pendaki pemula yang benar-benar ingin belajar kemudian research tentang bagaimana bisa selalu mendaki gunung dengan tetap safety prosedur. Menurut saya untuk memiliki tampilan yang terlihat estetik masih bisa dengan menggunakan pakaian lapang kok, toh sesuai dengan temanya juga kan hehe… Masa main di alam bebas pake baju ke mall, apalagi pake sepatu flat shoes… ya bisa dibilang saya juga cukup sering melihat itu. Cobalah untuk lebih sadar dan peduli bahwa keselamatan sebuah nyawa adalah hal yang paling diutamakan.

Pakaian lapang menjadi dasar yang paling utama dan mudah terlihat apakah sudah safety prosedur atau belum. Pakaian lapang ialah segala atribut yang dipakai dan menempel di tubuh seorang pendaki, dari ujung kaki hingga ujung kepala. Nah sesuai dengan judulnya, saya akan sebutkan apa saja sih atribut alias pakaian lapang yang safety prosedur untuk melakukan pendakian gunung hutan. Semoga bisa bermanfaat yes. Yuk kita langsung aja bahas satu persatu.

Sepatu Trekking

Sepatu trekking yang berfungsi sebagai alas kaki seorang pendaki sangatlah penting. Mengingat bahwa tumpuan beban selama perjalanan yang paling dibutuhkan ialah kaki, maka sudah seharusnya kita menjaga kaki kita bagaimana bisa tetap terus berjalan. Sepatu trekking didesain dengan alas yang bergerigi cukup dalam, mampu mengikat tanah sehingga membuat resiko terpeleset sangat minim sekali. Usahakan perjalanan tidak menciderai kaki kita ya, agar perjalanan tetap lancar. Sepatu trekking yang memiliki design yang tinggi hingga menutupi mata kaki, mampu juga melindungi resiko cidera parah ketika jatuh.

Pilihlah sepatu trekking yang sudah waterproof, untuk melindungi kaki dari air hujan maupun ketika melewati jalan berair. Kaki tidak akan basah dan lebih hangat saat dingin. Jika kaki basah dan itu terlalu lama, akan bisa menimbulkan kaki yang kutu air juga mengelupas hingga perih. Jelas kalo sudah kejadian seperti ini, perjalanan juga akan terganggukan… Selain jenis sepatu yang waterproof, kita juga bisa menggunakan Gaiter bila perlu untuk lebih melindungi lagi dari basah juga pasir/kerikil supaya tidak masuk ke dalam sepatu. Sssttt… jangan ketinggalan kaos kakinya ya hehe biar gak lecet kakinya.

Celana Lapangan

Celana lapangan memiliki ciri khusus dari bahannya yang mudah kering, nyaman dipakai dan ringan. Biasanya bahan celana lapangan seperti Polyester. Celana lapangan yang baik seharusnya panjang hingga menutupi mata kaki, agar terlindungi dari pacet, lintah, goresan-goresan ilalang atau jenis rumput lainnya yang kadang bisa melukai kulit. Selain itu, juga mampu melindungi kulit dari benturan langsung jika memang terjadi kecelakaan. Celana lapang yang panjang pun mampu memberikan rasa lebih hangat saat dingin.

Baju Lapangan

Baju lapangan mirip-mirip fungsinya dengan celana lapangan. Gunakan baju yang memiliki bahan mudah kering, nyaman dan ringan. Bahan baju yang mudah kering bisa seperty bahan dry fit dan polyester. Baju lapangan bisa berupa kaos maupun kemeja. Kemeja khusus outdoor biasanya memiliki jahitan yang jauh lebih kuat. Baju lapangan yang baik seharusnya berlengan panjang juga ya… Persis seperti celana lapangan yang panjang fungsinya, ialah agar terlindungi dari goresan-goresan apapun yang bisa melukai kulit. Selain itu juga mampu memberikan rasa lebih hangat saat dingin. Saat panas pun bisa melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang berlebih.

Topi

Topi menjadi aksesoris pakaian lapangan tambahan saja, tapi juga bisa sangat bermanfaat. Selain kita bisa terlihat lebih keren dengan memakai topi model favorit, topi mampu menjaga suhu tubuh yang ada di kepala kita. Jika suhu dingin, ia bisa menghangatkan. Bagian kepala yang bisa tetap terlindungin dan terasa hangat, akan menularkan ke seluruh tubuh dan ikut terasa lebih hangat. Jika cuaca panas, topi juga mampu melindungi kepala dan wajah dari paparan sinar matahari yang berlebih.

 


Dwi Ariyuni

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Instagram