Gw punya hobby travelling dan bermain make-up. Dari kecintaan tersebut akhirnya gw memutuskan berbagi cerita travelling dan membahas make-up favorit, lewat blog yang gw buat bertemakan "Fun Beauty Traveler".

Total Tayangan

Jumat, 31 Maret 2017

Halo, Gw Arin…

Rasa-rasanya perjalanan di Pulau Komodo sangat sayang untuk tidak dibagi ke kalian. Secara ya Taman Nasional Komodo itu dinobatkan sebagai salah satu dari 7 keajaiban Alam di Dunia. Pasti kalian sebagai warga Negara Indonesia tahu ini kan??? Bahkan sepertinya udah banyak yang diceritakan sejak jaman masih sekolah. Patutlah kalian berbangga... Apa ada yang ingat sama karakter si Komo yang populer dibawakan oleh Kak Seto pada awal tahun ’90-an? Karakter si Komo sebenarnya sebagai pesan yang ingin disampaikan kak Seto agar anak-anak mencintai hewan purba ini dan mau menjaga kelangsungan hidupnya. So, jangan hanya berbangga diri karena masuk ke 7 keajaiban dunia, tapi turut mencintailah dan menjaga kelestariannya. Seperti biasa gw akan taro lebih banyak foto disini.

Pantai di Pulau Komodo

Awal Juni 2015 gw berkunjung ke Pulau Komodo dalam rangka perpisahan dengan seluruh tim Ekspedisi NKRI 2015. Setelah kita bertugas hampir setengah tahun di wilayah masing-masing yang tersebar dari Bali sampai Kupang (gw bertugas di Flores) kita dapet bonus jalan-jalan gratis di Pulau Komodo. Pulau Komodo terletak di Indonesia bagian tengah, Nusa Tenggara Timur, Pulau Flores, Kabupaten Manggarai. Yeah… kesana itu berasa kaya mimpi yang belum sempat diimpikan.

Saat itu perjalanan dimulai dari Labuan Bajo, yang sangat indah dan romantis dikala senja. Gatau lagi deh gw mau bilang apa lagi. Disana banyak kapal-kapal selain memang untuk penyebrangan tapi banyak juga yang di desain untuk restorant terapung. Bagi yang ingin cobain dinner sama pasangannya?  Wah itu pas banget. Heuheu… pasti gak akan terlupakan. Percaya deh sama gw. Labuan bajo itu hampir mirip dengan Bali, karena lebih banyak Turis Asing. Café nya juga lumayan untuk harga menunya, karena menurut gw target mereka memang lebih ke Turis Asing.

Labuan Bajo

Labuan Bajo di kala Senja

Untuk perjalanan dari Labuan Bajo menuju pulau Komodo dengan menggunakan kapal kurang lebih 3 sampai 4 jam. Tapi kalo lo bisa sewa perahu motor itu bisa sampai pulau Komodo hanya 2 jam aja kok. Nah spesial banget nih selain kita dihidangkan pemandangan dari puluhan pulau-pulau kecil disana yang hampir semua memiliki pantai berpasir putih, di luar ekspetasi gw kalo ternyata selama perjalanan menyebrang dilaut yang sangat biru, kita sempat ditemani sesaat, atau lebih tepatnya seperti didampingi oleh sekumpulan ikan lumba-lumba. Sumpah mereka manis-manis banget. Sampai pada akhirnya gw lebih memilih menikmati moment tersebut hanya dengan mata untuk lebih merasakan keberadaan mereka, dibanding gw harus mengabadikan mereka ke dalam gambar. Jadi maaf gw gak bisa menunjukan bukti untuk kali ini. Kalo mau bukti ya lo cobain sendiri yah. Hehe…

Perjalanan di atas kapal

Okeh, setibanya gw di Pulau Komodo….. sumpah ini sulit banget untuk diungkapkan, bingung mau tulis apa. Saat itu gw cuma berusaha sebisa mungkin menikmati setiap sudut dan detiknya untuk disimpan di memori dalam hati gw. I love you Indonesia (sambil geleng-geleng kepala). Gw sama teman-teman langsung dibagi perkelompok untuk dipisahkan dan mengikutin pawang komodonya masing-masing. Karena kalo kalian kesana sendiri tanpa pawang… wah itu sih namanya cinta mati sama komodo alias siap mati diterkam komodo. Secara komodo itu versi raksasanya Kadal loh. Bahkan kita bisa kalah besar. Panjang badan komodo bisa mencapai 3 meter dan berat perutnya yang lagi kosong aja bisa mencapai 90 kg. Pokoknya di Pulau komodo itu semuanya super wow deh.

Salah satu dermaga kecil di Pulau Komodo

Gerbang utama Taman Nasional Komodo

Komodo itu termasuk hewan (karnivora) purba yang udah hidup sejak jaman Dinosaurus. Oleh karena itu komodo dianggap sebagai hewan yang sangat perlu dilindungi. Menurut cerita dari pawang, komodo itu gerakannya memang lambat, tapi kalo sedang agresif dia bisa lari sangat cepat. Berarti kalo kita lomba lari, pasti kalah heuheu… yaiyalah jelas, mereka aja bisa lari 20km/jam. Jadi jangan sembarangan mengganggu ya. Mereka juga mampu memanjat pohon, berenang bahkan menyelam. Jadi bisa dikira-kira aja, kalo kita dikejar Komodo, mau lari kemana coba??? Karena di pulau tersebut bukan seperti hutan, tapi padang sabana. Oh iya, komodo ini ada panggilan khusus loh oleh masyarakat Manggarai (masyarakat setempat) yaitu “Ora”.


Nah kalo lo mau cerita lebih serunya lagi, ya harus cobain sendiri… Okedeh segitu aja jejak kata dari gw. Bermainlah dan menyatu dengan alam bebas, ketemu banyak makhluk hidup yang luar biasa di sana, agar lebih tinggi rasa cinta kepada alam dan lebih mengutamakan untuk menjaga kelestarian alam beserta isinya. Jangan lupa juga pakai sunblock yes… jangan terlalu takut juga jadi hitam kulit lo, karena lo akan menyesal ketika sudah tua jika di masa muda tidak pernah jelajah Indonesia, Negara lo sendiri.


Kalo lo suka boleh dishare, kalo lo punya cerita atau ada yang ingin ditanya boleh komen dibawah. Untuk cerita perjalanan lainnya, ditunggu aja ya. 

Gw mau ngurus rental dulu lagi nih, hari ini banyak yang mau mendaki gunung ternyata. Kalo lo butuh rental alat camping di wilayah Bekasi bisa kontak gw ya di :
Instagram : Khatulistiwa_Adv
Wa : 0813-1811-8473
Line : @00c8063m

Terima kasih...
Salam Lestari...


bye..bye..

14 komentar:

  1. Arin.....jangan bikin mupeng....
    Kita termasuk orang beruntung. Lokasi penelitian kita tempat orang berwisata semua. Ga papa deh dikacau balaukan dg drama mereka. Yg penting have fun ya.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yeah.... haha makasi kaka lita

      Hapus
  2. Sukak banget Rin. Kayak yang tadi aku bilang, cuma bisa ngasih 4 jempol buat kamu. Jadi iri pengen berpetualang. Sukses Terus Arin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap .. Terima kasih Dita. Ayo kamu harus berpetualang juga.

      Hapus
  3. Mantap rin, terus kan menulis dan menjelajah indonesia

    BalasHapus
  4. Wah..jadi semakin mupeng balik ke alam lagi nih..Sukses terus ya Arin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo kembali ke Alam. Aamiin, terima kasih ya.

      Hapus
  5. Wah keren, sangat memotivasi untuk kita semua agar semakin cinta tanah air yang kaya ini. Trimakasih banyak atas sharingnya kaka 😄

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih kembali kaka Juan

      Hapus
  6. komodonya g boleh di bawa pulang ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha buat apa mas andri? Kalo dibawa pulang, kamu bisa menjamin kelangsungan hidupnya g?

      Hapus
  7. suka dengan postingan yang ini.
    banyak birunya.. haha

    semoga mendunia. sukses rin..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha pecinta biru ya? Aamiin. Terima kasih.. Sukses jg buat kamu

      Hapus

Popular Posts

Review Blush On by Make Over

Hai hai… Saya Arin. Kali ini saya mau lagi-lagi review tentang kosmetik, yaitu Blush on dari Make Over. Kayanya saya telat banget baru ...