(Konten Blog : Mountaineering & Beauty)

Total Tayangan

Sabtu, 05 Januari 2019


Haiii… Apa kabar? Saya Arin.


Kali ini saya ingin menuliskan kegiatan dari Survival Camp 2018 yang baru saja saya ikuti, sekaligus menyebarkan sedikit banyak ilmu yang saya dapatkan. Survival camp 2018 ini diadakan langsung oleh Eiger Adventure (Eiger event) pada tanggal 21-23 Desember 2018 di Leuweung Tengah, Bandung, Jawa Barat. Event ini sesuai dengan judulnya, seluruh peserta yang lolos seleksi diberikan materi dan latihan langsung tentang bagaimana Survival di gunung hutan.


Tujuan kegiatan ini pun salah satunya adalah menyebarluaskan rasa tanggung jawab atas ilmu yang telah diketahui untuk dibagikan kepada para pendaki yang belum memiliki basic kepencinta Alaman. Seperti kita ketahui cukup banyak pendaki jaman sekarang yang hanya mendaki gunung tanpa persiapan matang. Nah, salah satu penyebab keadaan darurat yang mengharuskan kita survival itu adalah dari kurangnya persiapan/manajemen perjalanan yang matang.


Survival itu berasal dari kata survive, yang berarti bertahan hidup dari keadaan darurat oleh suatu sebab. Kemauan yang besar untuk terus hidup sangat penting bagi survivor. Biasanya survivor akan dihadapkan pada kondisi ketakutan, cemas, panas, dingin, kehausan, kelaparan, lelah, jenuh dan kesepian. Sikap tenang dan sabar adalah kunci utama survivor untuk bisa keluar dari keadaan darurat tersebut. Jadi survivor akan lebih bisa mengontrol, bagaimana survivor berusaha dan bertahan hidup. Dengan mempelajari dan melatih diri untuk survival berarti bahaya dalam sebuah perjalanan, sebenarnya tidaklah perlu ditakuti lagi, tapi justru diantisipasi.


Seluruh peserta Survival camp 2018 ini, selama 3 hari 2 malam diberikan ilmu tentang lima kebutuhan dasar dalam survival oleh para pelatih langsung dari EAST (Eiger Adventure Service Team) dan Wanadri yang baik-baik bangeeeett, gak pelit ilmu pokoknya. Lima kebutuhan dasar yang diperlukan survivor saat menghadapi kondisi survival ialah :

  1. Perlengkapan pendukung (Pisau bilah / golok tebas)
Pisau bilah seperti yang kita ketahui sangat umum untuk dipakai dalam keseharian seperti memotong, menusuk khususnya untuk masak. Nah pada kondisi Survival kita sangat membutuhkan alat bantu ini. Makanya disarankan untuk membawanya ketika bermain di Gunung hutan. Untuk membuka jalur jika tersesat pun membutuhkan berupa golok tebas.

Pada materi ini dikenal dengan Survival Knives yaitu pisau yang dapat membantu kegiatan manusia dalam penyelamatan diri atau kelompok, khususnya dengan sesuatu yang bisa mencelakakan diri atau kelompok. Fungsi dasar Survival knives ialah : dapat memotong, membelah kayu, menggali, menyiapkan makanan, alat bantu bikin api, alat pukul, membela diri dan pengganti obeng.

Panjang bilah pisau survival rata-rata 10cm sampai 20cm. Lebar bilah 3,5cm sampai 5cm dan tebal 3,5mm sampai 5mm. Ukuran tersebut merupakan ukuran ideal untuk penguasaan tubuh manusia. Sedangkan ukuran handle disesuaikan dengan genggaman tangan masing-masing. Biasanya handle dibuat dengan ukuran 10cm sampai 12cm.

  1. Makanan
Ternyata lapar merupakan ancaman psikologis terbesar loh dari pada ancaman fisik. Meskipun sebenarnya kita masih bisa berjalan jauh selama sebulan tanpa makan, tapi kita pasti akan kurang bisa berpikir lebih jernih. Makanan juga diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi dan menjaga agar panas tubuh tetap konstan. Juga berperan untuk melawan penyakit. Banyak tumbuhan dan hewan di hutan yang bisa dimakan.

Ciri umum tumbuhan yang bisa dimakan yaitu : a. Bagian yang paling muda (pucuk/tunas), b. Tumbuhan yang tidak mengandung getah, c. tidak berbau busuk, d. Biasanya bisa juga dimakan mamalia. Tumbuhan yang bisa dimakan itu seperti palem, honje, jahe, pandan, kisilet, marasi, jantung pisang, paku-pakuan, pucuk rasamala, puspa, poh-pohan, selada air, begonia, harendong pohon, liana. Untuk gambar tumbuhan, kamu bisa search sendiri ya di google hehe… Karena kebanyakan gambar nanti jadi loading webnya takut lama juga loh buat kamu para pembaca.


Biasanya untuk memastikan tumbuhan/buat bisa dimakan atau tidak, kita bisa tes dulu dengan cara : 1. Oles sedikit di tangan, diamkan beberapa menit. Jika tidak ada reaksi panas, bisa lanjut ke 2. Oles ke bibir, diamkan beberapa menit. Jika tidak panas dan gatal lanjut ke 3. Oles ke lidah dengan cara yang sama. Setelah kita tau aman dan siap bisa dimakan, makanlah dengan jumlah sedikit-sedikit untuk menghindari keracunan dan penyesuaian pencernaan perut kita ya beb.


Untuk makanan yang berasal dari hewani, kamu bisa menangkapnya dengan membuat trap atau jebakan.

  1. Air
Inget gak, pelajaran IPA jaman SD? Dikatakan bahwa manusia mengandung 80% air dari seluruh tubuhnya. Jelaskan yah, air adalah substansi dasar kehidupan manusia. Tanpa air, rata-rata manusia hanya mampu bertahan tiga hari meskipun memiliki makanan yang cukup. Seperti kekurangan makanan, kurangnya air sangat bisa menjadi bahaya terbesar yaitu faktor psikologi.

Pada saat survival, minumlah jika haus. Jangan langsung diteguk, kemutlah dimulut dan telan perlahan. Carilah pula daerah yang teduh y, untuk mengurangi keluarnya keringat. Bekerja dengan santai dan jangan merokok. Jangan minum alkohol serta makanlah yang secukupnya.
Sumber air bisa didapatkan dari mata air, sungai, selokan dan genangan. Selain itu, air bisa didapatkan juga dengan cara :
a.       Jika hujan, tampunglah air hujan dengan wadah apapun yang kamu miliki.
b.      Carilah padang rumput atau vegetasi lainnya yang mengandung air. Ikatkan kain bersih di sekitar lutut. Sambil berjalan, titik air akan terserap kemudian bisa diperas dan ditampung. Untuk tumbuhan lainnya yang mengandung air bisa berupa rotan, lumut, kantong semar atau akar gantung.
c.       Bisa juga dengan cara kondensasi.


  1. Tempat perlindungan (Bivak / shelter)
Bivak atau shelter dibuat dengan maksud untuk survivor bisa berteduh, perlindungan dari dinginnya angin dan hujan serta tempat peristirahatan atau bermalam. Bivak bisa dibuat dari ponco yang kita bawa ataupun juga bisa banget dari bahan-bahan yang sudah ada di alam.


Untuk bivak alam, bahan-bahannya pun bisa dipilih tergantung kita mau stay berapa lama di sana. Seperti jenis batang pohonnya, carilah yang lebih kokoh dan kuat jika ingin stay beberapa hari. Ukurannya pun disesuaikan dengan jumlah orang. Kalo sendirian ya gak perlu bikin besar-besar kan… biar hangat juga.


Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat akan membuat bivak, yaitu :
a.       Lokasi jauh dari pohon mati atau akan tumbang
b.      Jauh dari jalur binatang, kamu bisa cek dulu ada gak bekas-bekas jejak kaki hewan
c.       Pastikan lokasi, bukan jalur air. Jika terkena hujan, air tidak akan menggenang.
d.      Syukur-syukur bisa dapet lokasi yang dekat dengan sumber air
e.      Lokasi jauh dari hembusan angin yang kencang


  1. Api
Api bisa menjadi sahabat para petualang untuk memasak makanan dan minuman, menghangatkan tubuh, mengusir binatang buas, membuat tanda darurat dan juga penerangan di bivak. 3 unsur pembuatan api ialah panas, udara dan bahan bakar. Jika salah satunya tidak terpenuhi, maka tidak akan ada api.

Dengan membuat alat bantu seperti pada gambar, kamu akan jauh lebih mudah untuk menggosokan antara kayu dengan kayu untuk membuat bara. Pastikan seluruh bahan sudah siap sedia. Dengan sudah ada baranya nanti kita bisa meniupkan perlahan untuk menyebarluaskan panas bara ke bahan bakar lainnya, seperti serutan kayu, ranting-ranting hingga bisa membakar kayu.



Oke baiklah sedikit banyak materi di atas tentang survival di dalam hutan, semoga bisa bermanfaat ya. Pada kondisi darurat, survivor dihadapkan pada dua pilihan loh, yaitu bertahan hidup atau mati!. Kebutuhan yang paling penting dalam survival adalah segera menerima kenyataan kondisi dan situasi yang terjadi dan segeralah bertindak. Oleh karena itu informasi pengetahuan survival sangatlah penting untuk menambah keyakinan diri. Pokoknya mah yang pertama harus diingat adalah “Jangan takut dan panik”. Sadar kondisi atau ancaman yang akan terjadi, dapat membantu kita mengenali kondisi survival, kemudian akan membantu pula untuk membuat rencana dalam menghadapi dan mengatasi permasalahan.

Tim 10 Survival Camp 2018 :
Arin (MPPA "Carya Bhuana)
Jule (Gemapala)
Winni (Tapak Giri)
Risna (Mapalasuraung)
Dini (Giriraya)

Pengetahuan survival bukan berarti kita berharap itu terjadi. Justru kita bisa mengantisipasi segala kecelakaan apapun yang memaksa kita untuk survival dengan cara membuat perencanaan dan persiapan yang matang pada setiap perjalanan yang akan dilakukan. Pemahaman berbagai keadaan berbahaya dan teknis penanganan harus ditanamkan pada penggiat alam terbuka. Jika seseorang tersesat di gunung tanpa pengetahuan lengkap mengenai teknik hidup di alam bebas, besar kemungkinan ia akan bergerak membabi buta karena panik sehingga terjepit pada situasi kritis yang dapat menyebabkan kematian.


Ok thank you banget buat yang sudah baca, semoga bisa berguna. Boleh banget dishare ke temen-temen kamu yaa…


Bye.. bye…

Kamis, 29 November 2018


Hai, saya Arin.


Kali ini saya mau nulis-nulis sambil mengingat dan sharing bareng tentang Kompas. Dimana kompas dulu cukup akrab dengan saya yang suka berkegiatan di alam bebas pada masanya. Terutama kompas Bidik, karena kompas bidiklah yang biasanya paling mudah dipahami dan digunakan saat di alam bebas. Apasih sebenarnya kompas itu…


Kompas adalah alat penunjuk arah pada sebuah perjalanan atau kedudukan (Navigasi), dengan menyelaraskan jarum dan medan magnet bumi secara akurat. Kompas itu sangat membantu loh untuk bernavigasi dimana pun kita berada, seperti di kota ataupun di alam bebas. Walaupun kadang kita juga bisa lihat dari posisi matahari dengan jam.  Dengan kompas kita tahu lebih cepat mana arah barat, timur, selatan dan utara.

Pada masa saya sering berkegiatan di alam bebas seperti gunung hutan, saya selalu membawa kompas. Kompas yang sering saya gunakan saat itu adalah kompas Bidik. Nah karena saya lebih familiar dengan kompas Bidik, di sini saya akan lebih bahas kompas Bidik dulu ya.

Kompas Bidik.
Kompas Bidik berfungsi untuk menembak/membidik sudut derajat pada sebuah medan sebenarnya seperti bukit, untuk diproyeksikan nantinya pada peta. untuk memproyeksikan hasil sudut medan sebenarnya dengan peta, biasanya menggunakan alat bantu yaitu protaktor. Kompas bidik penggunaannya jauh lebih gampang. Penggunaan kompas bidik juga bisa langsung diketahui untuk sudut Azzimuth Dan Back Azzimutnya. Saya pernah bahas sedikit banyak tentang Azzimuth dan back azzimuth di (Ilmu Medan Peta Kompas).

Kekurangan kompas bidik hanya satu, yaitu agak berat jika dibawa kemana-mana karena bahan kompasnya yang terbuat dari logam. Saya akan sebutkan bagian-bagian apa aja yang ada di kompas bidik.

Bagian-bagian Kompas Bidik.

  1. Ring penyangkut
Ring penyangkut berfungsi untuk meletakan ibu jari si Navigator untuk meratakan kompas saat dipegang. Karena kompas juga bisa bekerja jika lurus rata-rata air.


  1. Dial
Dial ialah permukaan kompas yang bertuliskan angka derajat sudut dan juga huruf arah mata angin.


  1. Kaca pembesar
Kaca pembesar digunakan untuk membantu dalam membaca sudut hasil bidikan.


  1. Jarum arah panah
Jarum arah panah digunakan sebagai petunjuk arah utara magnet.

  1. Jarum hasil bidikan
Jarum hasil bidikan digunakan garis atau tanda untuk membantu dalam membaca hasil sudut bidikan agar lebih tepat.

  1. Visir
Lubang yang pada tutup dial, dengan garis kawat untuk menentukan titik medan/sasaran mana yang akan dibidik/ tembak.


  1. Tutup Dial
Tutup dial ialah tutup badan kompas yang bisa diputar untuk membidik. Biasanya dalam membidik tutup dial dibuka dengan sudut 90° tegak lurus dari Dial.



Minggu, 04 November 2018


Haii,, Saya Arin.


Saya sebagai makeup pemula, yang baru senang makeup 2 tahun ini, mau coba sharing berapa dan apa aja sih brush yang wajib minimal dimiliki oleh makeup pemula. Bisa dibilang brush yang saya punya hanya sedikit loh. Kadang mau beli koleksi baru lagi gitu, Tapi kalo dipikir ulang sayang aja, toh awet banget kan brush makeup. Dan semua yang saya punya juga udah sesuai sama kebutuhan makeup saya.

Brush yang saya akan bahas, sudah sangat saya pangkas dan benar-benar penting aja ya. Jadi sebenernya ada beberapa brush yang bisa dipakai tidak hanya untuk 1 fungsi, tapi bisa untuk beberapa step makeup. Apasih kegunaan brush makeup??? Walaupun pakai kosmetik mahal, kalau cara pakainya asal-asalan, tetap saja gak bagus. Dengan brush kita jadi lebih mudah untuk ngeblend makeup yang dipakai agar hasilnya halus dan flawless. Nah yuk langsung aja kita bahas satu per satu brush nya.

Pertama adalah Buffing brush. Buffing brush bisa dipakai untuk beberapa step makeup, seperti pemakaian foundation, loose powder/compact powder dan juga bronzer. Biasanya karena warna foundation dan powder mirip, jadi menurut saya masih it’s ok ketika dipakai secara bersamaan. Untuk bronzer juga warnanya hanya lebih gelap sedikit kan, jadi masih gapapa banget.


Kedua adalah Powder brush. Powder brush biasanya juga bisa dipakai untuk bedak, tapi buat saya itu harus khusus buat blush on aja. Blush on itu kan powder berwarna ada pink, coral atau magenta jadi ya memang harus disendirikan. Kalo dicampur-campur nanti bisa kena yang lain. Bedanya dengan buffing brush ialah kalo powder brush bulunya lebih megar lagi, supaya pengambilan blush on saat dipakaikan ke wajah warnanya tipis-tipis, gak langsung pigmented. Gak akan takut menorlah istilahnya.


Ketiga adalah Eyeshadow blending brush. Nah eyeshadow blending brush cukup wajib untuk dimiliki, karena jika kamu ingin buat look smokey eye atau lainnya, semua warna butuh blending brush agar hasil eyeshadownya halus. Jangan sampai ada garis batas antara warna kelopak mata yang pakai dengan tidak pakai eyeshadow. Blending dengan sabar ya hehe…. Sampai halus pokonya. Kemudian eyeshadow blending brush ini juga bisa banget dipakai untuk kamu yang ingin kontur hidung loh.


Keempat ialah eyeshadow small brush. Ini juga cukup penting. Kegunannya adalah untuk pemakaian eyeshadow dibawah mata. Supaya bisa jadi garis tipis yang halus. Kalo pemakaian eyeshadow agar matanya seimbang memang harus dipakaikan juga pada bawah mata dengan warna yang sama seperti di kelopak mata. Nah small brush juga bisa digunakan untuk kamu yang memakai brow powder ya. Kalo saya sih biasanya pakai pensil alis aja.


Nah itu dia 4 brush yang wajib dimiliki oleh makeup pemula versi saya. Sooo… gak banyak kan ternyata. Brush memang cukup penting kalo mau makeupnya lebih halus. Okedeh segitu aja ya sharing dari saya soal brush makeup wajibnya. Thank you buat yang udah baca, semoga bermanfaat.
Bye…bye…


Jumat, 26 Oktober 2018


Halo, saya Arin.
Kali ini saya mau review Maskara yang udah terkenal banget nih di kalangan beauty enthusiast yaitu L’oreal Lash Paradise. Udah banyak banget yang bilang ini tuh bagus banget. Saya udah mau coba ini dari lama sebenernya, tapi karena harganya lumayan buat kantong saya, ya jadi saya nunggu diskonan dulu hehe… kemaren saya beli ini pas lagi diskon di Lazada sekitar Rp 80.000an. langsung cus beli aja deh saya.


Okeh, saya mulai dulu dari packagingnya. Packagingnya ini simple elegan dengan warna rose goldnya. I love this, dan warna kaya gini tuh lagi banyak disukain sama para beauty enthusiast kan ya. Bentuknya juga standart, gak berisik, enak dibawa kemana-mana, gak makan tempat jadinya. Pada packaging dus luarnya terdapat beberapa klaim pada produk ini, yaitu salah satunya 3 dari 4 wanita merasakan dengan pakai maskara ini membuat bulu mata mereka menjadi lebih bervolume dan panjang 90%. Sepertinya saya masuk ke dalam tim dari 3 wanita itu hehe…

Pada bagian dalam setelah dibuka, panjang aplikatornya lumayan cukup panjang, bisa sampe bawah atau dasar si maskara. Brushnya cukup besar si menurut saya, mungkin untuk bagian bulu mata atas masih it’s ok, tapi buat pakai ke lower lashes agak susah buat saya. Cuma itu aja deh kayanya kekurangannya. Baunya juga standart, bau-bau maskara seperti pada umumnya.

Setelah dipakaikan pada bulu mata, itu emang yang beneran bagus sih guys. Jadi lebih jigrak aja dan panjang. Udah gitu yang kerennya lagi selain waterproof pastinya, maskara ini tuh gak bikin sama sekali ngegumpal gitu di bulu matanya. Rapih aja gitu mau pake kaya gimanapun. Dengan harga yang lumayan Rp 145.000 an menurut saya cukup worth it sih. Toh hasilnya bagus, rapih dan waterproof.


Oh iyaaaa…. Maskara ini waterproofnya beneran yang waterproof banget loh, dihapus pakai micellar water tuh pasti selalu kurang bersih, jadi pastikan kamu jika ingin hapus lagi, pakailah Eye makeup remover yang memang khusus waterproof ya. Soalnya kalo gak bersih, nantinya sisa formula maskara akan bikin kantong mata kamu jadi hitam bleber gitu. Dari nempelnya formula itu bisa menyisakan garis-garis kerutan loh jika terlalu lama dan sering. Gak mau kan daerah mata mu jadi berkerut.

Over all, saya suka banget sama maskara ini, gak nyesel sekali udah beli.
Nah segitu aja ya review singkat saya tentang Maskara L’oreal lash paradise ini. Thank you buat yang udah baca, semoga bermanfaat.
Bye…bye…



Kamis, 18 Oktober 2018



Hai hai… Saya Arin. Kali ini saya mau lagi-lagi review tentang kosmetik, yaitu Blush on dari Make Over. Kayanya saya telat banget baru sekarang ini mereview, karena beneran baru nyoba. Padahal produk ini udah lama baaaanget keluarnya.


Saya tuh dari awal tau Make over udah percaya blush on nya pasti bagus, karena saya sendiri kaya uda merasa all produk dari Make over apa aja yang dia keluarin, bagi saya ini the best produk by local product. Separah itu saya cinta mati sama lipcreamnya juga, ada banyak shade yang saya punya. Jadi sebenernya udah lama banget saya mau beli blush on Make over ini, tapi saat itu jatohnya buat kantong saya masih terlalu cukup mahal. Alhasil baru kemaren beli di Aeon pas lagi diskon, jadi Rp 71.000.


Saya iseng gitu kan coba testernya yang shade Scarlet sheen yaitu nomer 7. And thaaann…. Saya langsung jatuh cinta, dan merasa harus beli. Soalnya emang lagi butuh blush on yang pigmented tanpa harus dipake banyak-banyak. Supaya gak powdery banget di wajah. Dan memang pas banget pertama kali swatch testernya, yang shadenya udah saya cari-cari lama banget. Jadi warna nomer 7 ini tuh agak bronzy orange gitu. Kaya muka-muka merona di musim summer. Saya kan suka banget tuh kalo abis main di gunung panas-panasan mukanya jadi orange-orange coklat gitu. Cocok banget dengan warna kulit saya.


Untuk packaging gak usah ditanyakan lagi ya. Make over tuh punya ciri khas warna hitam yang terlihat produk seperti barang high end. Untuk blush on, wadahnya berbentuk kotak, dengan tulisan Make over. Pas dibuka itu bagian cerminnya cukup full jadi enak banget buat ngaca. Isi blushnya persegi panjang, setengah dari packaginnya. Jadi cukup banyak sih menurut saya dengan warna sepigmanted ituuu….. Lalu dapet brushnya juga, tapi saya biasanya tetep pakai blush brush yang saya punya sendiri, karena lebih besar dan enak buat ngeblend.


Nah itu dia review saya tentang Blush on dari Make over ini. Terima kasih buat yang udah baca. Semoga bermanfaat.
Bye… bye…

Jumat, 05 Oktober 2018


Halo, Saya Arin. Beberapa waktu yang lalu saya sudah pernah sharing tentang morning skincare routine. Kali ini saya akan share produk apa aja yang saya masukan ke dalam night skincare routine. Sebelumnya, just info aja kalo jenis kulit saya Normal dan sensitive. Nah siapa tau kamu punya jenis kulit wajah yang sama dengan saya. Siapa tau produk yang saya pakai bisa cocok juga di kulit wajah kamu.

Night skincare routine memang sedikit berbeda dengan morning skincare untuk tahapannya. Karena untuk pagi hari biasanya tidak perlu banyak skincare. Sedangkan malam hari, mulai dari cleansing aja udah harus double cleansing karena setelah beraktivitas seharian, khususnya yang selalu pakai Makeup. Pemakaian Makeup mengharuskan kamu melakukan double cleansing supaya kotoran semua benar-benar terangkat dan tidak menimbulkan jerawat.

Pertama yang saya lakukan adalah membersihkan makeup dengan Micellar water dari Garnier. Karena kulit wajah saya sensitive, jadi saya pakai yang warna pink. Cukup mengangkat semua makeup di wajah saya. Selain itu harganya juga terjangkau, yaitu sekitar Rp 30.000an. Gatau deh uda berapa botol saya pakai udah hampir 2 tahun itu terus. Gak pernah ganti.


Kedua barulah saya cuci muka. Saya cuci muka pakai facial wash tea tree dari The Body Shop. Facial wash ini saya sudah pakai dari setahunan yang lalu. Gak tahu deh uda botol yang ke berapa sekarang. Saking cocoknya, belum berani coba ganti-ganti facial wash lagi, karena memang kulit wajah saya sensitif. Btw, facial wash ini harganya Rp 129.000 untuk ukuran 250ml, yang biasanya bisa saya habiskan dalam waktu 3 bulan kurang lebih.


Ketiga, setelah cukup kering usai basah dari cuci muka, saya segerakan pakai toner dari Hadalabo yang ultimate moisturizing lotion. Ini tuh beneran bikin kulit enak banget. Calming gitu. Fragerance free dan colorant free, jadi aman banget nih buat kamu yang kulitnya sensitif. Saat ini sih udah botol yang kedua. 1 botol tuh bisa habis dalam setahun loh, karena sekali pakai beneran yang cuma 2 tetes aja tuh cukup banget. Jadi super worth it banget dari harganya yang cuma Rp 30.000 an kurang lebih.


Keempat, saya melanjutkan dengan memakai calming night cream dari Sukin yang sensitive skin. Saya pakai ini udah setahunan, emang cocok banget sih. Hasilnya emang gak bikin putih gitu. Tapi dia bisa bantu menyembuhkan beruntusan dan jerawat di wajah. Terpenting lagi dia perlahan bisa memudarkan noda bekas-bekas jerawat di wajah. Saya beli ini di benscrub.com harganya sekitar Rp 350.000an dengan isi 120ml.


Kelima, saya selalu pakai Vaseline repairing jelly untuk bibir dan spot-spot jerawat baik yang baru muncul maupun sedang matang. Beneran sih di saya Vaseline ini bekerja banget, bisa bantu jerawat cepet sembuh. Saya beli waktu itu di Watson dengan harga Rp 17.000an isi 50ml.


Step terakhir yang penting banget ialah, jangan lupa minum air putih segelas menjelang tidur ya. Supaya kulit juga gak dehidrasi saat kita sedang istirahat. Inget, tubuh manusia 80% ialah air, so penting banget kan buat kita. Bisa bikin awet muda juga loh, karena gak akan kekeringan kulit kita kalo rajin minum air putih.

Nah segitu aja night skincare routine saya. Cukup sedikit kan… gak kaya 10 step skincare korea gitu-gitu. Yaa namanya juga kulit sensitif gak bisa kebanyakan apa-apa di muka, dan memang susah juga kalo mau cari yang cocok, kaya hati… hihihi. Ok thank you buat yang udah baca, semoga bermanfaat ya.

Bye…bye…





Senin, 01 Oktober 2018


Hai, Saya Arin. Kali ini saya mau review tentang salah satu primer makeup dari brand lokal yaitu Priming water by Studio tropik. Jadi primer ini tuh bentuknya spray dan ada 2 macam, matte finish dan dewy finish. Karena foundation saya sudah cukup matte, saya lebih butuh primer yang bikin dewy, supaya makeupnya gak terlalu kering.

Untuk packaging, seri glow atau dewy effect ini dikasih warna soft pink putih gitu. Botolnya cukup besar dengan isi 150 ml. Sebanyak itu harganya cuma Rp 99.000 aja. Murah kaaan… tapi hasilnya gak murahan. Butiran spray yang keluar pas disemprot juga halus banget, dan menyebar gitu. Klaim pada botolnya, produk ini tuh mengandung pelembab dan memberikan kesan wajah dewy dan halus. Mengandung formula air mawar dan aloe vera yang menyegarkan wajah. Cocok sebagai dasar makeup.


Awalnya beli priming water ini sih karena waktu itu saya pernah pakai blush on tapi warnanya gak gitu pigmented. Ketika dipake terlalu banyak jatohnya jadi kaya terlalu powdery gitu. Alhasil saya sadar butuh facemist. Ternyata banyak banget yang bilang priming water ini juga bagus. Setelah saya coba, saya lebih suka pake dia setelah makeup complexion saya finish baru semprot. Hasilnya beneran bikin glow, makeup jadi sama sekali gak powdery dan makeup jadi lebih tahan lama. Wanginya tuh enaaak banget. Karena emang mengandung rose water, jadi ada wangi-wangi mawar manis gitu.


Cara pakainya tuh gampang aja, tinggal tutup mata, semprot priming water ke wajah dengan jarak minimal 20 cm dari wajah ya…. Lalu diamkan beberapa saat supaya meresap. Karena ini bentuknya spray, saya cukup sering pake primer ini dibanding primer yang bentuknya gel, yang biasa dipake sebelum foundation. Karena kalo primer water ini kan pemakiannya simple banget tinggal semprot.

Makeup with Studio Tropik

Nah itu dia sedikit review saya tentang priming water by Studio Tropik ini. Terima kasih buat yang uda baca, semoga bermanfaat.
Bye….bye…


Popular Posts

Teknik bertahan Hidup di Dalam Hutan (Survival Camp 2018)

Haiii… Apa kabar? Saya Arin. Kali ini saya ingin menuliskan kegiatan dari Survival Camp 2018 yang baru saja saya ikuti, sekaligus m...